Program Diet Mayo: Cara Kerja, Aturan Makan & Resiko

Program Diet Mayo: Cara Kerja, Aturan Makan & Resiko

Salah satu program diet yang cukup terkenal dan terbukti ampuh menurunkan berat badan adalah diet mayo. Sebarnya bukan hanya untuk menurunkan berat badan, namun juga menjadikan tubuh agar lebih sehat dan bugar. Diet mayo pertama kali diperkenalkan oleh Mayo Clinic, yakni sebuah klinik yang ada di Amerika. Klinik tersebut cukup terkenal dengan memberikan banyak panduan mengenai pola hidup sehat.

Seperti halnya diet pada umumnya, program diet mayo juga membatasi makanan yang masuk kedalam tubuh. Bedanya, diet yang dilakukan harus diimbangi dengan olahraga untuk mendapatkan hasil maksimal. Program yang satu ini bukan tergolong ekstrem seperti halnya program diet ala IU. Selain itu, tidak ada batasan tertentu dari pola makan, setiap pelaku diet bisa menyesuaikan dengan kondisi dan hasil yang ingin dicapai.

Ketika menjalankan diet mayo, anda harus siap membatasi asupan makanan yang banyak mengandung garam dan karbohidrat. Ada alasan tersendiri kenapa konsumsi garam harus dibatasi. Bahan atau kandungan tersebut bersifat baik untuk mengikat cairan. Jika dikurangi, maka cairan dalam tubuh lebih mudah keluar ketika melakukan aktivitas sehari-hari, terlebih untuk olahraga.

Bagaimana dengan karbohidrat? Cukup lama untuk dicerna tubuh, karbohidrat juga menjadi salah satu alasan kenapa tubuh terlihat gemuk, selain lemak dan kalori tentunya. Sebagai gantinya, disarankan untuk mengkonsumsi makanan yang mengandung banyak serat dan juga protein. Sebagai contoh kandungan serat yang baik adalah sayur dan buah-buahan. Sedangkan susu dan daging dikenal dengan kandungan proteinnya yang cukup tinggi.

Cara Kerja Program Diet Mayo

Cara Kerja Program Diet Mayo
Image by Urbanidea.id

Bagi anda yang berminat ingin menerapkan diet mayo, hal pertama yang harus diperhatikan adalah cara kerja dari diet tersebut. Seperti yang dikatakan tadi, intinya adalah membatasi makanan yang masuk, namun bisa disesuaikan dengan kondisi saat ini. Katakanlah saat ini anda makan sehari tiga kali dengan porsi satu piring untuk setiap kali makan. Kurangi menjadi ¾ untuk minggu pertama, kemudian bisa bertahap pengurangannya di minggu selanjutnya.

Perhatikan asupan kalori karena kandungan yang satu ini sangat cepat membuat badan gemuk. Jumlah normal untuk wanita yakni 1200–1500 kalori setiap hari, sedangkan pria lebih banyak, yaitu 1500–1800 kalori per hari. Dengan jumlah tersebut, anda bisa mengurangi kalori yang masuk setiap hari. Namun ingat, jangan terlalu berlebihan karena kalori juga berfungsi untuk dijadikan sebagai sumber energi dalam proses metabolisme.

Perbanyak makan sayur dan buah, itulah makanan yang direkomendasikan Clinic Mayo bagi yang menjalankan program diet arahan mereka. Sayur dan buah mengandung banyak serat yang berfungsi untuk mengenyangkan perut lebih lama. Selain itu, kedua bahan makanan tersebut juga dapat menurunkan tekanan darah, menjaga kesehatan mata, dan juga menurunkan risiko penyakit jantung. Untuk jenis sayur dan buah sendiri tidak ditentukan, artinya anda bebas memilih salah satunya.

Cara kerja atau aturan selanjutnya adalah mengurangi asupan garam, seperti yang telah disinggung diatas. Bukan hanya dalam bentuk garam, namun juga semua makanan yang mengandung garam. Sebagai gantinya, anda bisa menggunakan margarin jika memang suka dengan citarasa asin. Selain itu juga ada kecap asin yang cocok dijadikan sebagai alternatif pengganti garam.

Lain hanya dengan program diet lain yang tidak boleh sama sekali mengkonsumsi gula. Dalam menjalani program diet mayo, anda masih diperbolehkan, namun dengan jumlah yang tidak banyak. Biasanya digunakan untuk menyeduh teh atau kopi dan diminum pada saat sarapan.

Penting juga memperhatikan jumlah protein yang masuk kedalam tubuh. Kali ini bukan dikurangi, justru harus ditambah jumlahnya setiap hari. Protein sendiri sangat penting sebagai program diet karena bisa mengurangi nafsu makan dan membuat perut kenyang lebih lama. Selain itu, kandungan tersebut juga dapat membentuk masa otot selama proses diet berlangsung. Protein yang baik bisa dari susu, daging, telur, dan ikan laut. Kandungan terebut nantinya di urai ketika proses metabolisme berlangsung dan dijadikan asam amino yang sangat dibutuhkan tubuh.

Namun ingat, kandungan protein yang didapat biasanya tidak jauh dari kandungan lemak. Oleh sebab itu, pastikan makanan yang anda konsumsi hanya mengandung protein, tanpa lemak. Kandungan lemak juga harus dibatasi selama diet mayo berlangsung. Lemak dapat menjadikan tubuh semakin gemuk secara drastis. Maka dari itu, sebaiknya konsumsi semua makanan dengan cara direbus atau dikukus.

Semua proses diet yang dilakukan akan lebih efektif jika diimbangi dengan olahraga teratur. Anda bisa mulai melakukannya selama 10 menit sehari, kemudian ditambah durasinya dalam beberapa hari ke depan. Tidak ada aturan olahraga apa yang harus dilakukan, semua olahraga yang mengeluarkan keringat bisa anda lakukan. Paling sederhana dan mudah dilakukan yaitu olahraga lari kecil, atau joging.

Aturan Makan Menjalankan Diet Mayo

Aturan Makan Menjalankan Diet Mayo
Image by Pasien.smarterhealth.id

Jika diperhatikan lebih mendalam, aturan makan dari diet mayo membentuk piramida. Posisi paling atas yaitu memperbanyak konsumsi makanan yang mengandung banyak serat, baik dari sayur dan buah. Selanjutnya diikuti dengan asupan makanan kaya protein, susu, telur, daging merah dan ikan adalah beberapa diantaranya. Gula menempati urutan berikutnya dengan jumlah yang tidak banyak. Sedangkan posisi terakhir tidak lain adalah garam dan karbohidrat. Jika memungkinkan, anda bisa meliburkan kedua kandungan tersebut untuk masuk kedalam tubuh.

Perlu diingat, jumlah makanan yang masuk setiap hari tergantung dari kondisi tubuh dan hasil pencapaian yang diinginkan. Inilah alasan kenapa banyak yang mengikuti program diet dari Amerika serikat ini. Dengan tidak adanya aturan ketat dari menu makanan harian, semua pelaku diet bisa menyesuaikan dengan kemampuan.

Terdapat dua fase yang harus dilalui selama menjalakan diet ini. Pertama adalah fase Lose It yang juga bisa dianggap sebagai pemanasan. Pada fase ini, langkah pertama yang harus dilakukan adalah mengganti kebiasaan lama, terutama kebiasaan buruk dalam pola hidup. Jika sebelumnya anda sering mengkonsumsi makanan berlemak, di fase inilah semua harus diganti dengan makanan yang lebih sehat.

Selain itu, aktivitas olahraga juga harus diperhatikan dan dimulai secara perlahan, terutama bagi mereka yang belum terbiasa. Cukup 5 hingga 10 menit setiap hari, yang penting ada cairan keringat yang keluar. Selanjutnya, anda bisa berolahraga selama 20 menit dan terus naik bertahap setiap minggunya. Fase ini berlangsung setidaknya 2 minggu, jadi ada banyak waktu untuk membiasakan diri dengan pola hidup sehat.

Fase berikutnya adalah Live It yang merupakan kelanjutan dari fase sebelumnya. Di sini, diharapkan anda sudah terbiasa dengan pola hidup sehat, baik dari segi makanan atau olahraga rutin. Silahkan memperhatikan menu makanan dengan lebih selektif, mulai dari jenis makanan hingga porsi untuk setiap kali makan. Tentu tidak kesulitan melakukannya karena sebelumnya anda sudah melakukan pemanasan.

Mengenai menu makanan, tidak ada aturan yang pasti untuk dijadikan panduan. Hal paling penting adalah mengurangi karbohidrat dan garam, serta memperbanyak makan sayur dan buah. Selain itu, jumlah kalori yang masuk juga harus dibawah standar normal, yakni dibawah 1200 kalori untuk wanita, dan dibawah 1500 untuk pria.

Misalkan untuk sarapan, anda bisa mengkonsumsi roti gandum, telur, daging dan buah. Untuk minumannya, silahkan buat kopi atau teh dengan sedikit gula. bagi anda yang suka dengan rasa asin, tambahkan margarin pada roti gandum, atau kecap asin pada makanan lainnya. Pastikan proses memasaknya dengan cara direbus atau di kukus agar tidak ada kandungan lemak.

Anda bisa mengganti menu makan siang dari semua makanan yang ada di pagi hari agar tidak bosan. Daging ayam tanpa kulit cukup bagus untuk mendapatkan asupan gizi yang cukup. Anda bisa memasaknya dengan cara dipanggang dan dioles margarin. Sayuran yang baik dan membuat selera ketika siang hari sebaiknya asparagus yang dikukus. Buahnya bisa memilih apel atau pisang karena kaya akan serat. Sedangkan untuk minumannya, pilih susu kedelai atau susu sapi murni, tanpa adanya tambahan gula.

Di malam hari, ada baiknya jika anda mengurangi porsi makan dari biasanya. Hal tersebut dikarenakan minimnya aktivitas pada saat itu, jadi tidak butuh banyak energi. Pilih makanan yang mengandung protein dari jenis hewan laut, misalkan udang atau ikan tuna. Tambahkan brokoli kukus ketika mengkonsumsi nya. Untuk minuman sekaligus buah, anda bisa membuat jus jeruk tanpa es batu.

Bukan hanya aturan makan atau menu diatas yang menjadi konsumsi harian pada saat menjalankan program diet mayo. Anda juga masih diperbolehkan makan camilan diluar jadwal makan tersebut. Akan tetapi harus dipastikan bahwa pada saat itu anda sedang benar-benar membutuhkannya, dalam artian lapar. Adapun makanan yang harus dikonsumsi harus dari jenis buah dan sayuran, tidak boleh diluar dari keduanya.

Resiko Program Diet Mayo

Resiko Program Diet Mayo
Image by Seputartangsel.pikiran-rakyat.com

Meskipun terlihat sempurna, ada juga resiko menjalankan diet mayo yang harus diwaspadai. Tentu anda tidak menyangka bahwa pola hidup sehat yang diterapkan oleh Clinic Mayo tersebut ternyata mempunyai efek samping bukan? Namun hal ini seharusnya bisa ditebak dari awal, karena pasti ada harga yang harus dibayar untuk mendapatkan keinginan.

Paling ringan adalah gangguan pencernaan, dimana anda harus memperbanyak konsumsi sayur dan buah. Kandungan dari kedua makanan tersebut memang sangat baik untuk tubuh. Namun bagi yang belum terbiasa, bisa jadi mengalami gangguan seperti produksi gas usus terlalu tinggi, atau bahkan diare.

Peningkatan gula darah juga sangat memungkinkan karena konsumsi buah secara berlebihan. Seperti yang diketahui, beberapa jenis buah dapat menaikkan kadar gula dalam darah. Bagi penderita diabetes, sebaiknya konsultasi terlebih dahulu ke dokter sebelum menjalankannya.

Efek samping atau risiko terakhir yakni dehidrasi yang dirasakan hampir semua yang menjalankan program diet yang satu ini. Apalagi kalau bukan kekurangan garam yang menjadi penyebab utamanya. Dengan sedikit mengkonsumsi garam, memang berat badan cepat turun karena cairan dalam tubuh tidak ada yang mengikatnya. Namun hal tersebut justru memiliki efek samping yang cukup berbahaya, apalagi jika aktivitas anda setiap hari berhubungan dengan pekerjaan berat yang menguras keringat dan tenaga.

Kesimpulan

Inti dari program diet mayo tidak lain yakni membatasi asupan karbohidrat dan garam. Anda bisa melihatnya dari semua penjelasan diatas, juga dari contoh menu makanan diet mayo. Tidak ada sama sekali makanan yang mengandung karbohidrat dan garam. Namun tentunya anda bisa menyesuaikan jika masih awal mencobanya. Lebih baik lagi jika konsultasi dengan dokter atau ahli diet sebelum melakukannya.