Kenali Ciri-Ciri & Penyebab Kolesterol Tinggi yang Harus Diwaspadai

Penyebab Kolesterol Tinggi

Kolesterol merupakan jenis lemak yang memiliki fungsi penting di dalam tubuh manusia. Namun, jika dalam kadar sangat tinggi, akan menimbulkan penyakit. Kenali ciri-ciri dan penyebab kolesterol tinggi sejak dini.

Bagi Anda yang sering kali mengkonsumsi makanan berlemak, pastinya banyak orang yang mengatakan untuk berhati hati karena akan menjadi penyebab dari penyakit kolesterol. Kolesterol sendiri adalah sebuah zat yang secara alami diproduksi oleh hati. Namun, zat satu ini juga bisa ditemukan dalam produk makanan yang berasal dari hewani. Umumnya kolesterol memiliki fungsi yang baik bagi tubuh, tetapi jika kelebihan tentunya akan memicu berbagai masalah.

Ciri-Ciri Kolesterol yang Tinggi

Ciri Kolesterol Tinggi
Image Credit: Healthline.com

Ciri-ciri kolesterol yang tinggi, sebaiknya harus dikenali dengan baik. Pasalnya, dengan mengetahui tanda tanda dari penyakit satu ini, Anda bisa menghindari dari adanya komplikasi dan masalah berbahaya yang lain. Hal ini dikarenakan adanya kadar kolesterol yang berlebihan di dalam tubuh akan mampu untuk meningkatkan penyakit serangan jantung mendadak, bahkan hingga stroke dan penyakit yang lain.

Untuk ciri-ciri yang pertama, dapat ditandai dengan munculnya gumpalan di urat. Bagi penderita yang mempunyai kadar kolesterol tinggi dikarenakan karena adanya faktor genetik, maka akan terlihat dari adanya penumpukan zat satu ini yang terdapat pada kulit. Pada kulit penderita akan muncul gumpalan yang berbentuk seperti separuh biji kacang. Hal ini bisa dengan mudah untuk Anda rasakan, terutama pada urat yang terletak dekat dengan buku jari.

Kemudian, untuk ciri-ciri yang kedua adalah terjadinya xanthelasma. Untuk masalah kesehatan satu ini biasanya akan terjadi apabila kolesterol Anda telah sangat tinggi di dalam darah. Akibatnya akan muncul xanthelasma yang merupakan timbulnya bercak bercak kuning yang berada di bawah kelopak mata. Untuk itu, Anda pun perlu mengetahui ciri-ciri yang terjadi ketika terjangkit penyakit satu ini, agar dapat ditangani dengan segera.

Tak hanya xanthelasma saja, bagi penderita yang telah mengalami penyakit satu ini cukup parah, bahkan muncul tanda tanda lain yang patut untuk Anda waspadai. Salah satunya adalah terjadinya xanthomata. Kolesterol yang tinggi, dapat diketahui berdasarkan tanda satu ini. Adanya penumpukan kolesterol atau xanthomata ini akan terlihat di dalam jaringan tubuh, terlebih lagi pada bagian urat dan kulit.

Selain itu xanthomata ini adalah bentuk dari pembengkakan yang terjadi di dalam tubuh. Dimana penumpukan tersebut dapat berbentuk bulat dan juga memiliki warna yang kekuningan. Untuk ciri-ciri selanjutnya, apabila Anda mengalami penyakit satu ini adalah terjadi nyeri pada bagian dada. Hal ini disebabkan adanya penumpukan plak yang terjadi akibat kadar kolesterol yang terlalu tinggi.

Sehingga, penumpukan plak tersebut dapat terjadi di dalam pembuluh darah bagian jantung. Untuk itu, apabila hal tersebut telah terjadi maka penderita kolesterol akan bisa mengalami kejadian yakni berupa nyeri yang terjadi pada bagian dada. Dengan adanya kondisi satu ini, dapat dikatakan sebagai awal terjadinya sakit jantung. Atau yang bisa dikatakan sebagai serangan jantung, akibat dari komplikasi kolesterol yang tinggi.

Tanda tanda lain yang harus Anda tahu ketika mengidap penyakit kolesterol yang tinggi adalah mengalami rasa pegal pada bagian tengkuk. Hal ini diungkapkan oleh Prof H. M Hembing Wijayakusuma dalam bukunya yakni Ramuan Herbal Penurun Kolesterol terbitan tahun 2008, dikatakan bahwa bagian tengkuk yang pegal dapat menjadi tanda kolesterol yang tinggi.

Meskipun penyakit satu ini dapat terjadi karena beberapa hal, namun kondisi satu ini juga bisa muncul lantaran adanya penumpukan plak yang terjadi di pembuluh darah bagian leher. Dengan adanya penumpukan plak tersebut, akan mampu menjadi penghalang dari aliran darah yang berada di leher untuk diteruskan ke otak. Untuk itu, ciri-ciri satu ini perlu Anda waspadai, terutama jika Anda sering mengalami rasa capek di area tengkuk leher.

Selain sering menderita rasa lelah di area leher, bagian kaki pun juga akan terasa nyeri ketika Anda mengidap penyakit satu ini. Adanya nyeri pada kaki menjadi tanda dari kolesterol sedang tinggi. Hal ini pun diakibatkan dari adanya penumpukan plak yang ada pada pembuluh darah di kaki. Sehingga hal tersebut akan mampu menyebabkan rasa sakit dan nyeri di area satu ini.

Tak berhenti disitu saja, tanda tanda yang lain apabila Anda menderita penyakit kolesterol tinggi adalah menjadi suka mengantuk. Ketika Anda mudah merasa lelah dan mata sulit untuk terbuka, hal tersebut merupakan salah satu dampak yang Anda rasakan ketika menderita kolesterol. Sebab, terdapat penyumbatan yang terjadi di pembuluh darah.

Dengan adanya penyumbatan tersebut, akan mengakibatkan asupan yang membawa aliran darah menuju ke oksigen menuju ke otak akan semakin berkurang. Hal inilah yang menyebabkan penderita menjadi sering mengantuk. Tak hanya itu saja, pengidap kolesterol tinggi juga akan menjadi mudah lelah. Meskipun sebelumnya, ia tak melakukan aktivitas maupun pekerjaan yang berat.

Hal ini diperjelas oleh Dr. Ayustawati, PhD yang mengemukakan bahwa gejala dari kolesterol yang tinggi dapat dibilang tidak spesifik. Namun yang pasti, rasa lelah dapat menjadi salah satu tanda umum bahwa seseorang menderita penyakit satu ini. Pasalnya, bagi penderita kolesterol tinggi akan memiliki asupan aliran darah yang kurang untuk diedarkan menuju ke jaringan tubuh. Hal tersebut dikarenakan adanya penumpukan plak yang terjadi di dalam pembuluh darah.

Apa Saja Penyebab Kolesterol Tinggi?

Kopi
Image Credit: Doktersehat.com

Setelah mengetahui apa saja yang menjadi tanda tanda dari kolesterol yang tinggi, alangkah baiknya jika Anda menghindari apa saja yang menyebabkan terjadinya penyakit ini. Hal tersebut dikarenakan penyakit kolesterol tak hanya disebabkan karena mengkonsumsi makanan yang mengandung lemak saja. Melainkan ada banyak faktor yang dapat menjadi penyebabnya.

Faktor yang pertama adalah ketika Anda menggunakan pil kontrasepsi. Dengan penggunaan pil satu ini akan mampu untuk meningkatkan kadar kolesterol total bahkan hingga kolesterol jahat dan trigliserida. Sedangkan ada pula efek lain yang bisa Anda rasakan ketika mengkonsumsi pil kontrasepsi satu ini. Diantaranya adalah mampu untuk menurunkan kadar kolesterol baik yang ada di dalam tubuh.

Selain itu, usia dan juga jenis kelamin menjadi salah satu faktor yang bisa menyebabkan kolesterol dalam tubuh menjadi meningkat. Hal ini dikarenakan kadar kolesterol akan cenderung mengalami peningkatan seiring dengan bertambahnya usia. Sedangkan kadar kolesterol dari wanita, biasanya akan lebih tinggi dibandingkan pria. Terutama ketika wanita telah mengalami masa menopause.

Kurangnya berolahraga juga menjadi salah satu hal yang menyebabkan kadar kolesterol menjadi naik. Pasalnya, ketika Anda kurang melakukan aktivitas satu ini, akan mampu meningkatkan resiko terkena penyakit jantung. Sehingga, bagi Anda yang ingin mencegah kolesterol, Anda bisa mulai rutin untuk berolahraga. Dapat dimulai dengan melakukan jogging maupun bersepeda setiap pagi harinya.

Tak hanya faktor kurangnya rutinitas olahraga saja, stres juga menjadi salah satu hal yang menjadi penyebab meningkatnya kolesterol. Sebab, stres yang terjadi pada waktu yang cukup lama akan mampu merusak sistem keseimbangan yang terjadi di dalam tubuh. Sehingga nantinya akan memicu naiknya tekanan darah dan juga kolesterol. Itulah mengapa orang yang sedang stres akan memiliki kadar kolesterol yang tinggi dibandingkan ketika strenya telah terkendali.

Asupan makanan dan minuman yang masuk ke dalam tubuh juga menjadi salah satu hal yang perlu Anda jaga agar tak menderita penyakit ini. Untuk itu, bagi Anda yang masih doyan minum kopi, sebaiknya mulai membatasi minuman yang berkafein ini. Selain dapat menyebabkan penyakit lain, ternyata kopi juga mampu untuk meningkatkan kadar kolesterol di dalam darah.

Dengan mengkonsumsi secara berlebihan, ternyata dapat membuat darah menjadi lebih pekat. Tentu saja, hal tersebut akan menyebabkan penyempitan yang terjadi di pembuluh darah. Hal ini tentunya akan bisa menyebabkan dan menimbulkan resiko terkena stroke maupun serangan jantung. Oleh sebab itu, sebaiknya Anda tidak mengkonsumsi kopi secara berlebihan. Usahakan untuk meminum maksimal 6 gelas per harinya.

Selain mengkonsumsi kopi, kecenderungan untuk minum alkohol secara berlebihan juga mampu menimbulkan penyakit satu ini. Pasalnya, konsumsi alkohol berlebih akan mampu meningkatkan kadar kolesterol di dalam tubuh. Oleh sebab itu, sering ditemukan bahwa pecandu alkohol akan memiliki berat badan yang berlebih dan juga tekanan darah yang sering naik.

Itulah hal yang mendasari mengapa orang yang memiliki berat badan berlebih cenderung mempunyai kadar kolesterol yang tinggi. Hal ini dikarenakan seseorang yang gemuk akan mempunyai jumlah lemak yang banyak. Lemak tersebut akan tersimpan di jaringan bawah kulit dan berbentuk trigliserida. Akan tetapi, bagi Anda yang memiliki berat badan normal juga tak menutup kemungkinan untuk mengidap kolesterol apabila tidak menjaga pola hidup yang sehat.

Sedangkan faktor terakhir yang menjadi penyebab terjangkitnya penyakit satu ini adalah merokok. Ketika Anda suka merokok, maka hal ini akan menyebabkan banyak masalah kesehatan lain. Mulai dari penyakit paru paru, penyakit jantung dan juga impoten. Bahkan asap rokok tersebut tak hanya memiliki dampak buruk kepada si perokok saja. Melainkan perokok pasif yang berada di sekitar mereka.

Selain itu, menurut penelitian merokok juga akan mampu meningkatkan kadar dari kolesterol low density lipoprotein atau yang biasa disebut dengan kolesterol jahat. Tak hanya itu saja, merokok juga akan menjadi penyebab timbulnya kolesterol total hingga trigliserida atau lemak darah. Untuk mencegah terkena penyakit satu ini, sebaiknya Anda menghentikan kebiasaan Anda sebagai perokok.

Cara Mengecek Kadar Kolesterol

Cara Mengecek Kadar Kolesterol
Image Credit: Klikdokter.com

Ketika seseorang memiliki kadar kolesterol yang tinggi, maka hal tersebut akan mengakibatkan terjadinya komplikasi penyakit yang lain. Sebut saja seperti penyakit jantung dan juga stroke. Untuk itu, setelah Anda tahu apa saja gejala dan faktor yang menjadi penyebabnya, maka saatnya untuk mengecek kolesterol yang ada di dalam tubuh Anda.

Tes kolesterol tersebut sangat bermanfaat untuk mendeteksi adanya resiko terkena penyakit satu ini. Hal tersebut dikarenakan terkadang kolesterol yang tinggi tidak memiliki gejala yang terlihat. Itulah mengapa diperlukannya tes untuk mengecek kadar kolesterol Anda secara teratur. Untuk prosedurnya sendiri, ada baiknya Anda mulai melakukan pemeriksaan dengan rutin, yakni selama 5 tahun sekali ketika menginjak usia 20 tahun.

Namun, ada beberapa kelompok orang yang memang disarankan untuk lebih sering melakukan pengecekan tes ini. Terutama bagi mereka yang telah berusia diatas 50 tahun serta adanya riwayat keluarga yang menderita penyakit jantung. Selain itu, bagi Anda yang menderita obesitas atau kelebihan berat badan dan juga memiliki tekanan darah tinggi serta diabetes, disarankan untuk melakukan pemeriksaan secara berkala.

Tak hanya itu saja, bagi Anda yang memiliki kebiasaan merokok, jarang berolahraga hingga sering mengkonsumsi makanan yang tidak sehat, seperti makanan yang mengandung lemak tinggi hingga gorengan. Tentu saja, Anda perlu melakukan tes pemeriksaan satu ini untuk menghindari adanya komplikasi akan penyakit yang serius apabila telah dalam kondisi yang parah.

Adapun pemeriksaan tersebut akan melalui beberapa tahap. Pertama, akan dilakukan pengambilan sampel darah, baik itu dari ujung jari atau dilakukan pada pembuluh darah. Kemudian, hasil pemeriksaan tersebut akan dibawa ke lab klinik maupun rumah sakit. Untuk hasil tes satu ini, umumnya akan membutuhkan waktu sekitar beberapa menit saja. Sebelumnya, dokter akan menentukan apakah Anda diharuskan untuk puasa terlebih dahulu atau tidak.

Arti Dari Hasil Pemeriksaan Kolesterol

Arti Hasil Pemeriksaan Kolesterol
Image Credit: Kompas.com

Untuk tes kolesterol yang lengkap akan berfungsi untuk mengukur empat jenis lemak yang ada di dalam darah. Lemak yang pertama yakni HDL atau yang disebut dengan kolesterol baik, dan juga LDL yang juga disebut dengan kolesterol jahat. Selain itu, tes ini juga mengukur kolesterol total yang merupakan total seluruhnya dari jumlah kolesterol dan juga trigliserida atau lemak darah.

Hasil pemeriksaan yang ideal nantinya akan didapatkan jika HDL yang Anda miliki lebih dari 60 mg/dL, apabila semakin tinggi jumlahnya akan semakin baik. Kemudian, untuk hasil LDL akan berada di angka kurang dari 130 mg/dL dan semakin rendah jumlah tersebut akan semakin baik. Selanjutnya, untuk hasil kolesterol total berada di angka kurang dari 200 mg/dL. Apabila jumlahnya semakin rendah, tentunya akan semakin baik.

Kemudian untuk hasil yang trigliserida, akan menunjukkan angka yang baik apabila berada kurang dari 150 mg/dL. Dan jika jumlahnya semakin rendah, maka akan lebih baik. Sehingga, seseorang akan disebut mempunyai kolesterol yang tinggi apabila jumlah LDL nya lebih dari 190 mg/dL. Selain itu, juga dikatakan tinggi juga apabila jumlah keseluruhan dari kolesterol total lebih dari 240 mg/dL.

Cara Menjaga Kadar Kolesterol Agar Tetap Normal

Rajin Berolahraga
Image Credit: Bravaradio.com

Apabila faktor kolesterol disebabkan karena pola hidup yang kurang sehat, maka Anda bisa mengendalikan kadar kolesterol tersebut agar tetap normal. Adapun beberapa cara yang bisa untuk Anda lakukan adalah dengan mulai menerapkan pola hidup yang sehat. Agar Anda terhindar dari kolesterol, maka mulailah untuk aktif melakukan kegiatan olahraga. Selain itu, Anda juga bisa menghentikan kebiasaan merokok dan mengkonsumsi minuman alkohol.

Tak hanya itu saja, makanan yang Anda konsumsi juga perlu untuk Anda perhatikan. Biasakan untuk mengkonsumsi sayur, buah dan juga makanan lain yang mengandung biji bijian serta gandum. Konsumsi pula susu yang mengandung lemak yang rendah dan makanan lain yang memiliki kandungan protein tinggi. Selain itu, Anda pun juga perlu menghindari konsumsi makanan daging secara berlebihan dan juga batasi pula penggunaan garam.

Itulah beberapa cara yang bisa Anda terapkan untuk menghindari diri dari terkena penyakit satu ini. Dengan mengetahui faktor penyebab dan juga gejala kolesterol yang tinggi sejak dini, dapat menjadi salah satu alternatif bagi Anda untuk mencegah terkena penyakit ini. Untuk itu, Anda pun bisa mulai menerapkan pola hidup yang sehat dan konsumsi makanan yang bergizi. Serta jangan lupa untuk mengecek kolesterol Anda secara berkala.