7 Obat Diare untuk Anak yang Aman Tanpa Resep Dokter

7 Obat Diare untuk Anak yang Aman Tanpa Resep Dokter

Mengkonsumsi obat menjadi salah satu cara mengatasi masalah perut yang diderita si kecil. Apa saja jenis obat diare untuk anak yang aman dikonsumsi tanpa menggunakan resep dokter?

Diare biasanya akan ditandai dengan buang air besar dalam intensitas yang terlalu sering. Masalah kesehatan ini tak hanya terjadi di kalangan orang dewasa saja, melainkan juga anak anak. Untuk itu, orang tua akan mencari berbagai jenis obat alami maupun obat yang aman untuk dikonsumsi oleh si kecil. Bagi Anda yang masih bingung, berikut ini rekomendasi obat diare untuk anak yang aman dikonsumsi.

1. Diapet Anak

Diapet Anak
Image Credit: Halalplaza.asia

Obat Diapet ternyata memiliki bentuk yang siap dikonsumsi bagi si kecil. Dengan tersedia dalam bentuk sirup tentu saja akan memudahkan anak untuk mengkonsumsinya. Ada banyak kandungan yang bagus untuk mengatasi masalah diare yang dialami oleh anak. Diantaranya adalah adanya ekstrak daun jambu dan juga bahan alami yang lain, sebut saja seperti buang mojokeling, kunyit dan juga kulit buah delima.

Obat yang memiliki harga terjangkau yakni hanya sekitar Rp 1.800 saja per sachetnya tentu saja akan menjadi penolong pertama apabila si kecil mengalami masalah kesehatan satu ini. Selain itu, Diapet Anak menjadi obat yang sangat direkomendasikan untuk meredakan diare dan juga buang air besar pada si kecil. Memiliki rasa yang sangat enak layaknya mengkonsumsi jamu, membuat anak semakin tertarik untuk meminumnya.

Akan tetapi, Diapet Anak ini hanya bisa diberikan untuk si kecil yang berusia di atas 5 tahun. Sedangkan untuk dosisnya sendiri yakni 2 x sehari dengan ukuran 1 sachet, yang mana per sachetnya memiliki ukuran 10 ml. Anda pun bisa dengan mudah untuk menemukan obat satu ini di minimarket terdekat maupun apotik. Obat satu ini juga cukup aman dikonsumsi oleh si kecil meskipun tanpa menggunakan resep dokter.

2. Zinkid Zinc

Zinkid Zinc
Image Credit: Harga.web.id

Zinkid Zinc menjadi obat selanjutnya yang bisa Anda berikan kepada si kecil yang mengalami masalah diare. Obat satu ini juga cenderung aman untuk dikonsumsi karena adanya kandungan zinc sulfate yang terdapat di dalamnya. Dengan mengkonsumsi obat satu ini, maka akan berfungsi untuk mencegah anak kekurangan nutrisi dan gizi akibat penyakit diare.

Selain itu, dengan mengkonsumsi Zinkid Zinc juga akan mencegah timbulnya dehidrasi. Obat satu ini merupakan salah satu jenis obat untuk meredakan diare anak dalam bentuk sirup. Karena khusus dikonsumsi untuk si kecil, sehingga memiliki rasa yang enak. Obat diare ini juga bisa dikonsumsi untuk bayi mulai usia 2 hingga 6 bulan. Untuk dosisnya sendiri yakni 1 kali sehari dengan dosis sebanyak 5 ml.

Obat tersebut dapat diberikan selama 10 hari berturut turut. Selain itu, untuk anak usia 6 bulan hingga 5 tahun memiliki jumlah dosis yang berbeda. Dimana untuk anak usia tersebut dapat mengkonsumsi obat ini 1 kali sehari dengan dosis 1 ml dan bisa diberikan selama 10 hari. Anda bisa mendapatkan Zinkid Zinc cukup mudah, karena obat ini telah dipasarkan secara luas baik di apotek maupun supermarket.

3. Entrostop Anak

Entrostop Anak
Image Credit: Cekaja.com

Selain tersedia dalam bentuk tablet untuk orang dewasa, ternyata obat satu ini juga memiliki dosis yang disesuaikan dengan anak anak. Sebagai salah satu obat diare yang aman dan bisa didapatkan dengan mudah tanpa menggunakan resep dokter, tentu saja Entrostop Anak dapat menjadi salah satu pertolongan pertama bagi si kecil yang sedang mengalami diare.

Untuk Entrostop Anak ini memiliki kemasan sachet dan berbentuk sirup. Sehingga, rasanya pun sangat enak dan manis, yang mana dibuat dengan menggunakan bahan bahan alami. Mulai dari adanya ekstrak daun jambu, jahe dan juga teh terdapat di dalam obat diare satu ini. Entrostop Anak ini dapat membantu untuk mengurangi frekuensi buang air besar yang seringkali dialami ketika diare.

Selain itu, obat satu ini juga berfungsi untuk membuat tinja menjadi lebih padat dan juga mengurangi rasa mulas akibat diare. Masalah perut kembung dan juga perut yang melilit juga bisa diatasi dengan mengkonsumsi obat satu ini. Untuk dosisnya sendiri, Entrostop anak dapat dikonsumsi sebanyak 3 kali sehari dengan dosis 1 sachet. Bagi Anda yang ingin membelinya pun sangat mudah untuk mendapatkannya, pasalnya obat ini telah dijual bebas di apotik.

4. Guanistrep

Guanistrep
Image Credit: Bukalapak.com

Guanistrep menjadi salah satu obat diare yang cukup aman dikonsumsi untuk si kecil. Hal ini dikarenakan dengan adanya kandungan pektin dan kaolin yang terdapat di dalamnya akan mampu untuk mengobati gejala simtomatik yang terjadi pada diare anak. Guanistrep juga memiliki bentuk sirup dengan rasa yang manis, sehingga si kecil akan lebih menyukainya.

Obat diare yang aman ini juga bisa diberikan untuk anak di berbagai usia. Seperti untuk usia 3 hingga 6 tahun, akan diberikan dosis sebanyak 1 hingga 2 sendok dengan ukuran 5-10 ml. Maksimal dalam waktu 24 jam hanya boleh mengkonsumsi sebanyak 15 ml saja. Sedangkan untuk anak dengan usia antara 6 hingga 12 tahun yakni memiliki dosis 1 hingga 2 sendok dengan ukuran 5-10 ml. Dan maksimal hanya boleh mengkonsumsi 30 ml dalam waktu 24 jam.

Dengan menggunakan obat diare satu ini, diharapkan anak bisa mengkonsumsi dan menelannya dengan mudah. Bagi Anda yang ingin mencarinya, maka Anda pun bisa menemukannya dengan mudah di apotek terdekat. Guanistrep ini juga merupakan salah satu obat yang memiliki harga cukup terjangkau. Dengan harga sekitar 18 ribu rupiah saja, Anda pun sudah bisa mendapatkan obat ini.

5. Lacto B

Lacto B
Image Credit: Bukalapak.com

Selanjutnya, ada pula obat diare yang aman untuk si kecil tanpa menggunakan resep dokter yaitu Lacto B. Obat satu ini merupakan jenis obat diare yang memiliki bentuk bubuk. Untuk bahan campurannya sendiri yakni terdiri dari Lactobacillus acidophilus, probiotik, Streptococcus thermophilus dan juga Bifidobacterium. Dengan banyaknya kandungan baik tersebut akan berguna untuk meredakan masalah diare pada si kecil.

Untuk anak yang mengalami diare akibat adanya intoleransi laktosa, maka obat satu ini sangat cocok untuk dikonsumsi. Lacto B sendiri juga bisa diberikan kepada si kecil yang mengalami perut kembung hingga kram perut yang dapat mengganggu aktivitas anak dalam berkegiatan sehari hari. Untuk anak Anda yang mengalami masalah satu ini, maka Anda bisa memberikannya dengan dosis yang sesuai.

Lacto B ini bisa diberikan untuk bayi dan juga anak yang berusia dari 1 tahun hingga 12 tahun. Sedangkan untuk dosisnya, dianjurkan untuk mengkonsumsi obat satu ini sebanyak 3 kali sehari dengan ukuran 1 sachet. Bagi Anda yang ingin membelinya, tak perlu kesulitan untuk mendapatkan obat satu ini. Hal tersebut dikarenakan Lacto B sangat mudah ditemukan di apotek tanpa menggunakan resep dari dokter.

6. Madu Anak Antariksa

Madu Anak Antariksa
Image Credit: Tokopedia.com

Madu Anak Antariksa juga bisa menjadi salah satu jenis obat diare yang dikonsumsi oleh si kecil. Hal ini dikarenakan ramuan herbal natural yang alami ini memiliki kombinasi dari beberapa tanaman yang memiliki kandungan baik untuk mengatasi diare yang dialami oleh si kecil. Selain itu, madu satu ini juga akan mempercepat kesembuhan pada anak dan juga melengkapi nutrisi di dalam tubuh.

Tak hanya itu saja, dengan adanya kandungan seperti madu asli, albumin ikan gabus, temulawak dan juga gamat emas akan berfungsi untuk meningkatkan nafsu makan anak. Madu satu ini tidak hanya baik untuk mengobati diare saja. Melainkan juga akan berfungsi untuk membantu pembentukan otot tubuh si kecil sekaligus melawan bakteri jahat yang ada di dalam tubuh anak.

Dengan banyaknya manfaat tersebut, tentu saja madu satu ini akan berguna untuk membuat tubuh si kecil menjadi lebih sehat. Madu Anak Antariksa juga memiliki fungsi lainnya yang tidak kalah penting, diantaranya adalah untuk membantu membuat pencernaan anak menjadi lebih sehat. Oleh karena itu, madu ini sangat baik jika dikonsumsi ketika si kecil sedang mengalami diare.

Berbagai kandungan alami yang dimiliki oleh Madu Anak Antariksa, membuat Anda bisa memberikannya ketika anak merasa tidak enak badan. Hal ini dikarenakan dengan mengkonsumsi madu akan menambah daya tahan tubuh maupun sistem imun dari si kecil. Sedangkan untuk dosis yang bisa Anda berikan adalah 2 kali sehari dengan ukuran satu sendok makan. Anda pun bisa dengan mudah mendapatkannya di apotik terdekat.

7. DaryaZinc

DaryaZinc
Image Credit: Coklatkanada.com

DaryaZinc merupakan salah satu obat yang berfungsi untuk meredakan diare yang terjadi pada si kecil. Dengan menggunakan obat satu ini dapat membantu untuk meningkatkan daya tahan tubuh, terutama ketika sedang mengalami diare. Pasalnya, ketika si kecil mengalami masalah kesehatan satu ini akan mampu menjadi salah satu penyebab hilangnya zinc yang ada di dalam tubuh anak.

Padahal zinc merupakan salah satu mikronutrien yang penting dan dibutuhkan oleh tubuh. Selain itu, zinc sendiri juga bisa untuk menjaga serta memelihara sistem imun tubuh si kecil. Sebab, ketika anak mengalami diare, maka Anda harus memberikan obat yang akan menggantikan zinc tersebut. Untuk itu, Anda pun bisa menggunakan DaryaZinc

Dengan mengkonsumsi obat satu ini akan mampu untuk menggantikan fungsi zinc yang hilang. Sehingga, akan memiliki manfaat untuk mengobati dehidrasi dan melakukan pencegahan terhadap gangguan nutrisi si kecil. Umumnya, obat ini sangat bagus digunakan untuk anak yang berusia di atas dua tahun. Sebaiknya Anda bisa memberikannya sebelum si kecil mengkonsumsi makanan.

DaryaZinc tentu saja dapat menjadi salah satu pilihan obat yang bisa Anda konsumsi. Hal ini dikarenakan obat ini terjual bebas dan dapat dengan mudah untuk Anda temukan di apotek maupun marketplace online. Tanpa menggunakan resep dokter, maka obat ini dapat dijadikan sebagai penolong pertama apabila si kecil menderita diare. Anda bisa membelinya dengan harga yang cukup terjangkau yakni sekitar 50 ribu rupiah.

Itulah beberapa jenis obat diare untuk anak yang aman dikonsumsi. Dengan memberikan obat tersebut kepada si kecil, nantinya dapat mengatasi masalah diare dan buang air besar yang dialami oleh anak. Dengan tanpa menggunakan resep dokter, Anda pun akan lebih mudah untuk membelinya. Ditambah lagi dengan harganya yang terjangkau dan mudah ditemukan di apotek terdekat, tentu saja akan sangat menguntungkan.